Listrik Tenaga Matahari untuk Masa Depan

Listrik dari tenaga matahari, semakin menjanjikan. Pertama, energi matahari adalah gratis, dan memiliki potensi besar, terutama untuk Indonesia. Kedua, semua perusahaan elektronik memasarkan produk solar cell, seperti Sharp, Panasonic (Sanyo dibeli oleh Panasonic), dan LG. Ketiga, biaya solar cell semakin murah, dan semakin efisien. Keempat perangkat baru semakin hemat listrik.

Indonesia memiliki karunia sinar matahari. Energi matahari yang dipancarkan dapat diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan solar cell. Solar cell terdiri dari photovoltaic, yang menghasilkan listrik dari intensitas cahaya, saat intensitas cahaya berkurang (berawan, hujan, mendung) arus listrik yang dihasilkan juga akan berkurang.

Penggunaan listrik yang dibangkitkan oleh tenaga matahari, sudah banyak dilakukan di daerah yang belum ada listrik. Untuk daerah perkotaan, dimulai dari iklan. Sharp adalah perusahaan yang mengiklankan solar cell besar-besarn di harian Kompas pada tahun lalu. Upaya untuk menyadarkan masyarakat kota mengenai penggunaan energi terbarukan. Panasonic yang mengakuisisi Sanyo solar cell, kemudian juga menyusul membuat ikaln besar-besaran pada tahun ini. LG baru-baru ini mengumumkan akan meningkatkan kapasitas pabrik solar cell dari 240 Mega Watt saat ini menjadi 1 Giga Watt pada tahun 2015.

Biaya solar cell semakin murah, saat ini biaya per Watt hour sudah turun dari Rp. 50.000 – 60.000 tahun lalu menjadi Rp. 30.000 – 40.000 tahun ini. Beberapa faktor penyebab adalah karena krisis Yunani. Hal tersebut menyebabkan belanja di Eropa menurun, sehingga suplai pasar menjadi lebih besar.

Efisiensi dari solar cell dengan teknologi saat ini tidak bisa lebih dari 30%. Tetapi baru-baru ini dari team yang dipimpin oleh Universitas Minnesota, telah menciptakan terobosan. Saat ini pada solar cell, sinar matahari mengenai lapisan paling atas dari solar cell, yang terbuat dari bahan semikonduktor kristal-biasanya silikon. Elektron di silikon menyerap kelebihan jumlah energi matahari dan memancarkan energi yang jauh sebagai panas sebelum dapat dimanfaatkan.

Quantum dot-adalah semikonduktor¬† selenide-lead bisa dibuat untuk menyerahkan “panas mereka” elektron sebelum mereka didinginkan. Elektron ditarik oleh titanium dioksida, yang murah dan berlimpah. Hasil studi menunjukkan efisiensi sampai dengan 66%. Implementasi menjadi suatu produk membutuhkan waktu dan studi lebih lanjut, tetapi ini adalah kabar menggembirakan.

Perangkat baru lebih hemat listrik, lihat saja komputer dibuat semakin efisien dengan kecepatan semakin tinggi. Mobil tenaga hibrida dikembangkan, memadukan penggunaan baterai dan bahan bakar.

Satu lagi untuk Indonesia yang panas, air-condition di kota besar adalah sebuah kebutuhan penting. LG telah mulai memproduksi AC tenaga matahari.

LG solar panel air conditioner

Tags: , , , , , ,

One Response to “Listrik Tenaga Matahari untuk Masa Depan”

  1. Hunian Atap Solar Panel Instalasi Passive Solar « Solarcellpanel's Energy Blog Says:

    […] Listrik Tenaga Matahari untuk Masa Depan […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: